Pilarfakta.id – Palangka Raya, 17 April 2026 ,
Pengurus Paguyuban Seni dan Budaya Kudalumping Kota Palangka Raya menggelar kegiatan silaturahmi bersama 24 grup kudalumping se-kota. Kegiatan yang berlangsung di Jalan Marina Permai ini turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Palangka Raya, Ahmad Zaini, yang juga berperan sebagai pembina paguyuban.
Ketua Paguyuban Seni dan Budaya Kudalumping Kota Palangka Raya, Joko Santoso, dalam sambutannya menekankan pentingnya legalitas bagi setiap grup kesenian. Ia mengimbau agar seluruh grup segera mengurus administrasi resmi, menjaga kekompakan internal maupun antargrup, serta terus meningkatkan kreativitas dalam berkesenian.
“Seluruh grup harus memiliki visi dan misi yang sama, menyatukan frekuensi untuk membawa kesenian kudalumping semakin maju dan berkembang. Melalui seni ini, kita juga diharapkan dapat berkontribusi dalam membangun Kota Palangka Raya menjadi kota yang maju, modern, dan KEREN,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Ahmad Zaini memberikan arahan kepada seluruh anggota paguyuban untuk terus menjaga solidaritas dan aktif berkontribusi dalam pembangunan kota. Ia juga menyoroti peluang ekonomi yang dapat dimanfaatkan oleh para pelaku seni, khususnya melalui pemanfaatan berbagai destinasi wisata sebagai ruang pertunjukan.
“Selain tampil dalam undangan pribadi atau kelompok, para pelaku seni dapat memanfaatkan tempat-tempat wisata sebagai panggung untuk berkarya sekaligus meningkatkan pendapatan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia berharap seni budaya kudalumping dapat menjadi daya tarik wisata yang mampu mendatangkan wisatawan lokal, nasional, hingga mancanegara ke Palangka Raya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain sesi sambutan dan arahan, kegiatan silaturahmi ini juga diisi dengan diskusi antaranggota grup. Setiap perwakilan menyampaikan kondisi terkini grup masing-masing, kendala yang dihadapi, serta saran dan harapan untuk pengembangan ke depan.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama serta penyerahan tanda register atau bukti daftar bagi paguyuban yang telah melengkapi administrasi legalitasnya. Acara ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat eksistensi dan profesionalisme seni budaya kudalumping di Kota Palangka Raya.




















