Pelatihan Pendamping ABK, Komitmen Pemkot Cirebon Hadirkan Lingkungan Belajar Inklusif

- Penulis

Selasa, 12 Mei 2026 - 12:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cirebon kota pilarfakta.id- Pemerintah Kota Cirebon terus memperkuat komitmennya dalam menciptakan sistem pendidikan yang inklusif dan ramah bagi seluruh anak. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pelatihan Pendamping Anak Berkebutuhan Khusus (ABK/Inklusi) yang dibuka langsung oleh Wali Kota Cirebon, Effendi Edo di Graha Pancaniti Kecamatan Kesambi, Selasa (12/5/2026).

Kegiatan yang diikuti oleh 132 peserta dari unsur SD, PAUD, KB, SPS, dan TPA se-Kecamatan Kesambi itu menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas tenaga pendidik dalam mendampingi anak berkebutuhan khusus di lingkungan sekolah reguler.

Wali Kota menyampaikan apresiasi kepada Kecamatan Kesambi yang telah berinisiatif menyelenggarakan pelatihan tersebut. Menurutnya, langkah ini menjadi bukti nyata kepedulian bersama agar tidak ada satu pun anak di Kota Cirebon yang tertinggal dalam memperoleh hak dasar pendidikan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pendidikan inklusi bukan hanya soal kebijakan administratif menempatkan anak berkebutuhan khusus di sekolah reguler. Lebih dari itu, inklusi adalah perubahan cara pandang kita sebagai masyarakat dalam menerima keberagaman,” ujarnya.

Ia menegaskan, pendidikan inklusif merupakan upaya membangun lingkungan belajar yang menghargai setiap anak tanpa memandang keterbatasan fisik maupun mental. Menurutnya, keberhasilan dunia pendidikan saat ini tidak lagi hanya diukur dari capaian akademik semata, tetapi juga dari kemampuan sekolah dalam merangkul keberagaman peserta didik.

“Kita ingin menciptakan sekolah yang benar-benar ramah bagi semua anak. Setiap anak harus merasa diterima, dihargai, dan memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang sesuai potensi unik yang dimilikinya,” katanya.

Wali Kota juga mengapresiasi peran para guru dan pendamping yang selama ini menjadi garda terdepan dalam penyelenggaraan pendidikan inklusif. Ia memahami bahwa tugas tersebut memerlukan kesabaran, kreativitas, dan empati yang tinggi.

Baca Juga:  Kerja Nyata: Bupati Siak Perjuangkan Revitalisasi Sekolah dan Guru Honorer ke Kemendikdasmen

“Saya memahami tugas para pendidik di sekolah inklusi bukan hal yang mudah. Karena itu, pelatihan ini penting untuk memperkuat kapasitas intelektual maupun teknis para guru agar semakin siap menghadapi tantangan di lapangan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Wali Kota menilai sekolah merupakan miniatur kehidupan masyarakat. Menurutnya, ketika anak-anak sejak dini dibiasakan tumbuh bersama dalam lingkungan yang inklusif, maka di masa depan akan lahir generasi yang lebih toleran, empatik, dan menghargai kemanusiaan.

“Inilah investasi jangka panjang yang sedang kita bangun bersama. Pendidikan inklusif bukan hanya tentang proses belajar di sekolah, tetapi juga tentang membentuk karakter masyarakat Kota Cirebon yang lebih terbuka dan saling menghormati,” tambahnya.

Sementara itu, Camat Kesambi, Eko Budiyanto menjelaskan bahwa pelatihan tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan, khususnya terkait layanan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus.

Menurutnya, pemerintah memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh anak untuk memperoleh layanan pendidikan yang layak, termasuk melalui sekolah reguler yang menerapkan sistem pendidikan inklusif.

“Melalui pelatihan ini, kami ingin meningkatkan pemahaman sekaligus kapasitas para guru pendamping dalam menyelenggarakan pendidikan inklusif di sekolah masing-masing. Harapannya, layanan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus di Kecamatan Kesambi dapat berjalan lebih optimal,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi ruang diskusi bagi para tenaga pendidik untuk berbagi pengalaman serta menyampaikan berbagai tantangan yang dihadapi selama mendampingi anak berkebutuhan khusus di sekolah.

“Harapannya kegiatan ini mampu memperkuat ekosistem pendidikan yang inklusif, sehingga seluruh anak di Kota Cirebon dapat tumbuh dan berkembang dalam lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan setara,” tuturnya.

Biro Cirebon

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pilarfakta.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

POLRES MADINA AMANKAN PRIA BAWA SABU DAN GANJA DI PANYABUNGAN BARAT MANDAILING NATAL –
Polres Gresik Ungkap Kasus Pembunuhan di Randupadangan Satu Terduga Pelaku Diamankan*
Tekan Kriminalitas, Polres Malang Intensifkan Razia Miras*
Farewell Parade Sertijab Kapolres Pasuruan, AKBP Irawan Setyono Resmi Lanjutkan Kepemimpinan
Jaga Sinergitas dan Kolaborasi, Kapolres Pasuruan Kunjungi Makodim 0819 di HUT ke-81 TNI
PERNYATAAN SIKAP KETUA UMUM HMI CABANG MANDAILING NATAL PERIODE 2024–2025
Polres Pelabuhan Tanjung Perak Amankan Tersangka Pengedar Narkoba Sita 42 Gram Sabu*
PKPA Angkatan 25 Sukses Digelar di Tanggulangin Sidoarjo, Diikuti 20 Peserta dari Berbagai Wilayah di Jawa Timur
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:36 WIB

POLRES MADINA AMANKAN PRIA BAWA SABU DAN GANJA DI PANYABUNGAN BARAT MANDAILING NATAL –

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:33 WIB

Polres Gresik Ungkap Kasus Pembunuhan di Randupadangan Satu Terduga Pelaku Diamankan*

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:29 WIB

Tekan Kriminalitas, Polres Malang Intensifkan Razia Miras*

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:45 WIB

Farewell Parade Sertijab Kapolres Pasuruan, AKBP Irawan Setyono Resmi Lanjutkan Kepemimpinan

Senin, 5 Oktober 2026 - 06:46 WIB

Jaga Sinergitas dan Kolaborasi, Kapolres Pasuruan Kunjungi Makodim 0819 di HUT ke-81 TNI

Berita Terbaru