Pemkab Humbahas Gelar Pelatihan Anyaman Eceng Gondok, Dari Gulma Menjadi Berkah

- Penulis

Rabu, 29 April 2026 - 19:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Humbahas, Pilarfakta.id. -Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan melalui Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Parpora) bekerja sama dengan Race Manajemen PT Oppu Sumihar Teknologi (OST) menggelar pelatihan kerajinan anyaman berbahan baku eceng gondok. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Sekretariat PKK Doloksanggul, Selasa (28/4/2026), sebagai upaya mengubah gulma menjadi produk bernilai ekonomi.

Mewakili Kepala Dinas Parpora, Kabid Ekonomi Kreatif Libertyna Pinem dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan lanjutan pelatihan sebelumnya yang telah dilaksanakan di Kecamatan Baktiraja, dengan peserta yang berbeda. Kali ini, pelatihan diikuti oleh PKK Kecamatan Doloksanggul, PKK desa, serta Ketua Pokdarwis Siponjot, Banuarea, dan Sipincur. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku ekonomi kreatif (ekraf), agar mampu menyerap dan memahami materi dari narasumber sehingga dapat menciptakan produk bernilai tambah dan berkelanjutan dari eceng gondok.

Camat Doloksanggul, Andry Dolok Purba dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan pelatihan tersebut. Kegiatan ini sangat positif karena mampu memanfaatkan eceng gondok yang selama ini dianggap gulma menjadi souvenir menarik dan bernilai jual. Andry juga mengingatkan para peserta agar memiliki kepekaan dan kesungguhan dalam mengikuti pelatihan ini, mengingat keterbatasan dan efisiensi anggaran yang ada. “Kedepan, peluang untuk pelatihan serupa akan semakin terbatas, sehingga kesempatan ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, Ketua TP PKK Humbang Hasundutan yang diwakili Ketua Bidang III Ny. Sartika Pahala Lumban Gaol menekankan pentingnya pengembangan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal. Menurutnya, pelatihan anyaman eceng gondok ini menjadi langkah strategis dalam pemberdayaan masyarakat, khususnya perempuan, agar lebih mandiri secara ekonomi dan terampil. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu mendukung sektor pariwisata daerah serta meningkatkan nilai jual produk lokal.

Baca Juga:  Rutan Kelas I Medan Gelar Rapat Dinas Percepatan Implementasi Rencana Kerja 2026

Lebih lanjut, Sartika juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh penyelenggara dan narasumber, seraya berharap pelatihan ini dapat berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi peserta. Kegiatan ini turut diharapkan berkontribusi dalam promosi pariwisata Humbang Hasundutan, termasuk menyukseskan event
Toba Triathlon Humbahas Series 2026.

Narasumber pelatihan, Cocos Trisada Dasawulan, menjelaskan bahwa eceng gondok memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi produk ekonomi kreatif kekinian. Melalui inovasi desain, bahan ini dapat diolah menjadi berbagai souvenir khas daerah yang unik dan berdaya saing, sehingga mampu mengubah gulma menjadi berkah bagi masyarakat.

Sebagai bentuk keberlanjutan, narasumber mengusung konsep P3 (Pelatihan, Pendampingan, dan Pembinaan) yang akan dilaksanakan selama satu tahun, baik secara offline maupun online. Selain itu, peserta juga didorong untuk menerapkan prinsip K3, yaitu kualitas, kuantitas, dan kontinuitas dalam proses produksi.

Dalam pelatihan tersebut, peserta dilatih membuat produk seperti gantungan kunci dan kalung dengan memadukan eceng gondok bersama bahan lain seperti limbah benang ban, benang rajut warna-warni, batok kelapa, bambu, dan kayu.

Hasil dari pelatihan ini direncanakan akan ditampilkan pada bulan Juli mendatang dalam rangkaian event Lake Toba Triathlon Humbahas Series 2026, sebagai bukti nyata bahwa eceng gondok dapat diolah dari gulma menjadi berkah ekonomi bagi masyarakat.
(Demak Siburian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pilarfakta.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga keluhkan Pelayanan Dukcapil Kota Pasuruan , Kuasa Hukum HZ Resmi Layangkan Surat Audiensi
Wujudkan Swasembada, Wakapolri Pimpin Langsung Penanaman Perdana Bawang Putih Serentak*
Menuju Hutan Indonesia Aman: 583 Polisi Kehutanan Dididik di Pusdik Binmas Polri*
Percepat Swasembada Bawang Putih, Polres Pasuruan Gelar Penanaman Serentak di Tlogosari
Bupati dan Kapolres Humbahas Ikuti Vidcon dan Laksanakan Gerakan Penanaman Bawang Putih Serentak
Menuju Swasembada Pangan, Polres Humbahas Laksanakan Penanaman Bawang Putih Serentak.
Dukung Swasembada Pangan, Polda Jatim dan Petani Tanam Bawang Putih Serentak*
Pacu Jalur Resmi Digelar, Plt Bupati Kuansing Dorong Tepian Narosa Jadi Destinasi Wisata Budaya
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:55 WIB

Warga keluhkan Pelayanan Dukcapil Kota Pasuruan , Kuasa Hukum HZ Resmi Layangkan Surat Audiensi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 03:54 WIB

Wujudkan Swasembada, Wakapolri Pimpin Langsung Penanaman Perdana Bawang Putih Serentak*

Kamis, 20 Agustus 2026 - 03:48 WIB

Menuju Hutan Indonesia Aman: 583 Polisi Kehutanan Dididik di Pusdik Binmas Polri*

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:53 WIB

Percepat Swasembada Bawang Putih, Polres Pasuruan Gelar Penanaman Serentak di Tlogosari

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:53 WIB

Bupati dan Kapolres Humbahas Ikuti Vidcon dan Laksanakan Gerakan Penanaman Bawang Putih Serentak

Berita Terbaru