Seekor anak gajah Sumatera ditemukan mati terjerat tali di bagian kaki di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo

- Penulis

Kamis, 26 Februari 2026 - 12:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelalawan,pilarfakta.id – Seekor anak gajah Sumatera ditemukan mati terjerat tali di bagian kaki di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo, Kabupaten Pelalawan. Mencegah kejadian berulang, Polda Riau bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) akan melakukan penyapuan ranjau yang ada di lokasi.

“Untuk selanjutnya, kita lakukan operasi sapu jerat,” kata Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan di lokasi, Kamis (26/2/2026).

Kapolda menjelaskan bahwa pemasangan jerat di sekitar kawasan hutan seringkali dilakukan oleh oknum masyarakat atau pemilik kebun dengan dalih menghalau hama. Namun, dampak yang ditimbulkan justru sangat merusak bagi ekosistem dan satwa langka, khususnya gajah Sumatera.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Mungkin jerat-jerat yang sengaja dipasang itu untuk hewan-hewan yang mengganggu tanaman atau kebun yang ada seperti babi hutan dan lain sebagainya, dan itu terinjak oleh gajah,” ungkap Irjen Herry.

Ia menambahkan, meskipun tujuan awal pemasangan jerat bukan menyasar gajah, tindakan tersebut tetap merupakan pelanggaran hukum jika berada di kawasan lindung dan menyebabkan kematian satwa yang dilindungi undang-undang.

Baca Juga:  Tegas, Kapolres Lebak Berikan Sanksi PTDH kepada Personel yang Terlibat Peredaran Narkoba* SH

Selain operasi fisik di lapangan, Kapolda Riau juga meminta jajaran Bhabinkamtibmas di wilayah Pelalawan untuk meningkatkan edukasi kepada warga yang memiliki kebun di perbatasan hutan. Masyarakat diminta mencari solusi alternatif selain jerat untuk melindungi tanaman mereka.

“Kami mengimbau masyarakat untuk lebih bijak. Pemasangan jerat tali maupun kawat sangat berbahaya bagi kelangsungan hidup gajah Sumatera yang populasinya kian terancam,” tegasnya.

Kapolda Riau turun langsung mengecek ke lokasi kejadian untuk melakukan observasi. Ia menurunkan tim dari Bidang Laboratorium Forensik, Direktorat Reskrimsus dan Direktorat Reskrimum Polda Riau untuk penyelidikan mendalam terkait kematian gajah tersebut ,Gajah diperkirakan berusia sekitar 5 tahun itu mati dengan kondisi kaki terjerat tali. Anak gajah berjenis kelamin jantan tersebut ditemukan dalam kondisi mulai mengalami pembusukan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pilarfakta.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Humbang Hasundutan Tutup POPKAB Tahun 2026
Kapolres Madina Tinjau Objek Wisata Pemandian Pintu Air Saat Libur Idul Fitri 1447 H
Monitoring Zakat Fitrah 1447 Hijriah, Wali Kota Tekankan Transparansi dan Amanah
Terpantau Stasiun Bangil Masih Lengang, Polisi Polres Pasuruan Tetap Siaga
Wakil walikota Ajak Para Ibu Jadi Manajer Kesehatan Lawan Stunting
Polrestabes Surabaya Amankan Ratusan Liter Miras Ilegal di Lakarsantri
LALU LINTAS SEMRAWUT, BHABINKAMTIBMAS POLSEK TAPUNG HULU ‘PASANG BADAN’ DI PASAR SUKARAMAI
Diduga Tabrak Lari di Cerenti Subur, Warga Minta Polres Kuantan Singingi Segera Tangkap Pelaku
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 03:02 WIB

Bupati Humbang Hasundutan Tutup POPKAB Tahun 2026

Kamis, 26 Maret 2026 - 14:26 WIB

Kapolres Madina Tinjau Objek Wisata Pemandian Pintu Air Saat Libur Idul Fitri 1447 H

Senin, 23 Maret 2026 - 04:52 WIB

Monitoring Zakat Fitrah 1447 Hijriah, Wali Kota Tekankan Transparansi dan Amanah

Minggu, 22 Maret 2026 - 09:37 WIB

Terpantau Stasiun Bangil Masih Lengang, Polisi Polres Pasuruan Tetap Siaga

Rabu, 11 Maret 2026 - 14:29 WIB

Wakil walikota Ajak Para Ibu Jadi Manajer Kesehatan Lawan Stunting

Berita Terbaru