Sejarah: Sepak bola kini menjadi olahraga paling populer dan banyak digemari di seluruh dunia

- Penulis

Senin, 18 Mei 2026 - 07:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta,pilarfakta.id 18 Mei 2026 – Sepak bola kini menjadi olahraga paling populer dan banyak digemari di seluruh dunia, namun tahukah Anda bahwa sejarahnya sudah berlangsung ribuan tahun lalu dan mengalami perjalanan panjang sebelum menjadi seperti yang kita saksikan saat ini. Berikut adalah kisah lengkap asal-usul, perkembangan, dan sejarah lahirnya olahraga sepak bola pertama kali di dunia.

Jejak Awal: Sudah Ada Sejak Ribuan Tahun Lalu

Banyak catatan sejarah menyebutkan bahwa bentuk permainan menendang bola sudah dikenal sejak zaman kuno di berbagai peradaban. Bukti tertua dan paling jelas berasal dari Tiongkok, sekitar abad ke-2 hingga ke-3 sebelum Masehi, pada masa Dinasti Han. Permainan ini disebut dengan nama “Cuju”, yang artinya “menendang bola”.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam permainan Cuju, bola terbuat dari kulit yang diisi bulu atau bahan lunak, dimainkan di atas area persegi panjang, dan tujuannya adalah memasukkan bola ke dalam jaring kecil yang dipasang di tiang. Aturannya cukup ketat: pemain tidak boleh menggunakan tangan, dan hanya kaki, dada, punggung, atau pinggul yang boleh digunakan. Permainan ini populer di kalangan militer sebagai cara melatih fisik, maupun di kalangan masyarakat umum hingga ke istana kerajaan.

Selain di Tiongkok, permainan serupa juga ditemukan di peradaban lain:

– Jepang: Dikenal dengan nama Kemari, dimainkan di halaman istana dengan cara menjaga bola agar tidak jatuh ke tanah.
– Yunani Kuno: Ada permainan bernama Episkyros, lebih mirip kombinasi sepak bola dan bola tangan, mengutamakan kekuatan fisik.
– Romawi Kuno: Bernama Harpastum, dimainkan dengan membawa atau mengoper bola melewati garis batas lawan.
– Amerika Tengah: Bangsa Maya dan Aztec memiliki permainan bola sakral yang disebut Ulama, menggunakan bola karet keras dan dimainkan di lapangan batu khusus.

Perkembangan di Eropa: Dari Tradisi Rakyat Hingga Dilarang

Sepak bola mulai masuk dan berkembang pesat di benua Eropa, terutama di Inggris pada Abad Pertengahan. Saat itu, permainan ini sangat berbeda dari sekarang: tidak ada aturan baku, tidak ada jumlah pemain pasti, dan dimainkan di jalanan kota atau desa. Bahkan, satu pertandingan bisa melibatkan ratusan orang, dari satu ujung desa ke ujung lainnya. Permainan ini sangat kasar, sering terjadi bentrokan, cedera, hingga kerusakan bangunan.

Karena keributan yang ditimbulkan, beberapa Raja Inggris bahkan sempat melarang sepak bola, seperti Raja Edward III pada tahun 1363, karena dianggap mengganggu ketertiban dan mengalihkan perhatian rakyat dari latihan memanah yang penting untuk perang. Meski dilarang, semangat masyarakat tetap tinggi dan permainan ini terus berjalan turun-temurun selama berabad-abad.Lahirnya

Baca Juga:  Bupati Humbahas Hadiri Puncak HUT Kabupaten Toba, Wujud Komitmen Sinergi Pemda di Kawasan Danau Toba

Memasuki abad ke-19, sepak bola mulai masuk ke lingkungan sekolah dan perguruan tinggi di Inggris. Di sinilah awal mula penyatuan aturan, karena setiap sekolah memiliki cara main berbeda. Ada yang boleh memegang bola dan membawa lari (cikal bakal rugby), ada yang hanya boleh menendang.

Lahirnya Sepak Bola Modern: Inggris Tahun 1863

Titik balik paling penting dalam sejarah sepak bola terjadi pada 26 Oktober 1863 di London, Inggris. Di sebuah gedung bernama Freemasons’ Tavern, para perwakilan dari berbagai sekolah dan klub berkumpul dan sepakat membentuk organisasi resmi bernama The Football Association (FA).

Mereka menyusun dan menyepakati aturan baku pertama kali yang membedakan sepak bola dengan olahraga lain seperti rugby. Poin utamanya: dilarang memegang bola dengan tangan (kecuali penjaga gawang), dilarang menendang kaki lawan, dan mengatur ukuran lapangan serta gawang. Momen inilah yang secara resmi diakui dunia sebagai kelahiran sepak bola modern yang kita kenal sekarang.

Seiring berjalannya waktu, aturan terus disempurnakan. Pada tahun 1886, dibentuklah dewan internasional pembuat aturan bernama IFAB (International Football Association Board) yang masih berwenang hingga hari ini.

Menjadi Olahraga Dunia & Lahirnya FIFA

Karena perkembangan industri dan perdagangan, pelaut, pedagang, dan pekerja Inggris membawa permainan ini ke seluruh penjuru dunia. Klub-klub mulai bermunculan, kompetisi pertama di dunia, FA Cup, digelar tahun 1871, dan liga pertama mulai berjalan tahun 1888.

Melihat semakin luasnya penyebaran sepak bola, pada 21 Mei 1904, di Paris, Prancis, didirikanlah induk organisasi sepak bola dunia bernama FIFA (Fédération Internationale de Football Association) oleh wakil-wakil dari tujuh negara: Prancis, Belgia, Denmark, Spanyol, Swedia, Swiss, dan Belanda.

Tahun 1930, FIFA menyelenggarakan Piala Dunia pertama di Uruguay, yang kini menjadi ajang olahraga terbesar dan paling ditunggu umat manusia setiap empat tahun sekali.
Masuk ke Indonesia

Di Indonesia, sejarah sepak bola dibawa oleh bangsa Belanda pada masa penjajahan, sekitar awal abad ke-20. Pada tahun 1930, dibentuklah organisasi induk pertama bernama PSSI (Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia) di Yogyakarta, yang berperan besar mempersatukan semangat nasionalisme bangsa saat itu melalui olahraga.

Dari permainan sederhana ribuan tahun lalu di Tiongkok, berkembang di jalanan Inggris, hingga menjadi industri raksasa saat ini, sepak bola telah membuktikan diri bukan sekadar permainan, tapi bahasa persatuan yang dimengerti oleh seluruh penduduk bumi.

Berita ini telah diverifikasi kebenarannya dan disajikan oleh Tim Redaksi PilarFakta.id
Sumber: Catatan Sejarah FIFA, Arsip The Football Association, Buku Sejarah Olahraga Dunia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pilarfakta.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kecamatan Lintongnihuta Semarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dengan Berbagai Kegiatan
Polda Jatim Gelar Nobar Final Piala Presiden 2026, Ribuan Bonek Mania Dukung Persebaya dari Lapangan Mapolda*
Tim Lumban Sialaman FC Meraih Poin Penuh Pada Babak Penyisihan Turnamen Sepak Bola Karang Taruna Cup 1 Pearung U-18.
Turnamen Sepak Bola Karang Taruna Cup 1 Desa Pearung U-18 Resmi Dibuka Oleh Camat Paranginan
Kejurnas Motocross Putra Airlangga Round Lima Meriahkan Pasuruan Nasional .
BUAH NAGA Kaya Nutrisi & Segudang Manfaat untuk Kesehatan
Kapolda Jatim Cup E-Sport 2026 Diikuti 3.665 Gamer, Polda Jawa Timur Dorong Prestasi dan Edukasi Ruang Digital
Kejuaraan Beladiri Polri Piala Kapolda Jatim 2026 Sambut Hari Bhayangkara ke 80, Polres Kediri Raih Gelar Juara
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:25 WIB

Kecamatan Lintongnihuta Semarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dengan Berbagai Kegiatan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 05:17 WIB

Polda Jatim Gelar Nobar Final Piala Presiden 2026, Ribuan Bonek Mania Dukung Persebaya dari Lapangan Mapolda*

Minggu, 19 Juli 2026 - 17:24 WIB

Tim Lumban Sialaman FC Meraih Poin Penuh Pada Babak Penyisihan Turnamen Sepak Bola Karang Taruna Cup 1 Pearung U-18.

Minggu, 12 Juli 2026 - 14:26 WIB

Turnamen Sepak Bola Karang Taruna Cup 1 Desa Pearung U-18 Resmi Dibuka Oleh Camat Paranginan

Sabtu, 11 Juli 2026 - 13:58 WIB

Kejurnas Motocross Putra Airlangga Round Lima Meriahkan Pasuruan Nasional .

Berita Terbaru