Viral! Foto Pocong Bawa Parang Ketuk Rumah Warga di Pelalawan, Ternyata Hasil Editan

- Penulis

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru, pilarfakta.id – Siswa asal Pelalawan berinisial RH (16), memberikan klarifikasi dan permintaan maaf kepada masyarakat Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan. Setelah foto pocong hasil rekayasa kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) yang dibuatnya viral dan meresahkan warga.

Foto pocong tersebut beredar pada Minggu (24/5) malam sekitar pukul 23.50 WIB di grup WhatsApp Desa Makmur SP6.

Dalam narasi yang menyertai foto itu disebutkan ada pocong membawa parang mendatangi rumah warga. Informasi tersebut kemudian meluas dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Foto tersebut membuat masyarakat resah, terutama saat kondisi mati lampu. Sehingga polisi bergerak cepat menelusuri asal mula beredarnya informasi pocong tersebut,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau, Hasyim Risahondua, Rabu (27/5).

Hasil penyelidikan diketahui pembuat sekaligus penyebar pertama narasi terkait pocong tersebut merupakan seorang siswa SMA berinisial RH.

Baca Juga:  Buntut Pembakaran Atribut Ormas, Provost Mada LPKMP kota Cilegon Sohari Minta Maaf di Polres Cilegon dan Dipecat Tidak Hormat

Selanjutnya, personel Bhabinkamtibmas Polsek Pangkalan Kerinci membawa RH ke Mapolsek untuk memberikan klarifikasi melalui video.

“Yang bersangkutan mengakui dirinya yang pertama kali menyebarkan informasi tersebut kepada temannya hanya untuk iseng dan ingin menakut-nakuti,” kata Kombes Hasyim.

Dalam pengakuannya, RH menyebut foto pocong membawa parang yang viral tersebut dibuat menggunakan aplikasi AI sehingga tampak menyeramkan dan meyakinkan.

Untuk meredam keresahan masyarakat akibat beredarnya foto tersebut, RH diminta tidak mengulangi perbuatannya. Polisi juga meminta RH membuat video klarifikasi dan surat pernyataan.

“Polsek Pangkalan Kerinci juga akan melakukan pengawasan terhadap pelajar tersebut,” kata Hasyim.

Hasyim turut mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya dan menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya, terlebih yang berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pilarfakta.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wujudkan Swasembada, Wakapolri Pimpin Langsung Penanaman Perdana Bawang Putih Serentak*
Menuju Hutan Indonesia Aman: 583 Polisi Kehutanan Dididik di Pusdik Binmas Polri*
Percepat Swasembada Bawang Putih, Polres Pasuruan Gelar Penanaman Serentak di Tlogosari
Bupati dan Kapolres Humbahas Ikuti Vidcon dan Laksanakan Gerakan Penanaman Bawang Putih Serentak
Menuju Swasembada Pangan, Polres Humbahas Laksanakan Penanaman Bawang Putih Serentak.
Dukung Swasembada Pangan, Polda Jatim dan Petani Tanam Bawang Putih Serentak*
Pacu Jalur Resmi Digelar, Plt Bupati Kuansing Dorong Tepian Narosa Jadi Destinasi Wisata Budaya
Polres Bojonegoro Edukasi Ratusan Pelajar Soal AI Antisipasi Deepfake dan Hoaks*
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 03:54 WIB

Wujudkan Swasembada, Wakapolri Pimpin Langsung Penanaman Perdana Bawang Putih Serentak*

Kamis, 20 Agustus 2026 - 03:48 WIB

Menuju Hutan Indonesia Aman: 583 Polisi Kehutanan Dididik di Pusdik Binmas Polri*

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:53 WIB

Percepat Swasembada Bawang Putih, Polres Pasuruan Gelar Penanaman Serentak di Tlogosari

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:53 WIB

Bupati dan Kapolres Humbahas Ikuti Vidcon dan Laksanakan Gerakan Penanaman Bawang Putih Serentak

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:47 WIB

Menuju Swasembada Pangan, Polres Humbahas Laksanakan Penanaman Bawang Putih Serentak.

Berita Terbaru