Warga Kali Lunyu Keluhkan Jalan Rusak Parah

- Penulis

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Cirebon pilarfakta.id – Jumat (29/05/2026) Kondisi Jalan Kali lunyu, Kelurahan Argasunya, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, kini semakin memprihatinkan dan menuai keluhan keras dari masyarakat. Jalan yang menjadi akses utama menuju Pondok Pesantren Benda Kerep itu mengalami kerusakan parah, berlubang, dan membahayakan para pengguna jalan, baik warga sekitar maupun para santri.

Masyarakat Kali lunyu, Sumur wuni, hingga Benda Kerep mengaku sudah lama merasa tidak nyaman dan khawatir saat melintas di jalur tersebut. Ironisnya, hingga saat ini belum terlihat langkah nyata dari Pemerintah Kota Cirebon maupun para anggota dewan yang disebut-sebut sebagai wakil rakyat di daerah tersebut.

Warga menilai para pejabat jangan hanya hadir saat membutuhkan suara rakyat, tetapi juga harus hadir ketika masyarakat membutuhkan perhatian dan tindakan nyata. Jalan rusak yang dibiarkan berlarut-larut dinilai menjadi bukti lemahnya kepedulian terhadap kepentingan masyarakat kecil dan dunia pendidikan pesantren.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pengurus Pondok Pesantren Benda Kerep, Muhamad Mifta Pakqih, menyampaikan bahwa sebelumnya Wali Kota Cirebon pernah menjanjikan perbaikan Jalan Kali lunyu dengan pengecoran beton.

Janji itu disampaikan saat kegiatan HSN (Hari Santri Nasional) dan Rakerda MUI, ketika pihak pondok pesantren meminta perhatian pemerintah terkait kebutuhan akses jalan dan area parkir kendaraan.

Baca Juga:  TP PKK Humbang Hasundutan Gelar Pertemuan Penginputan Data SIAPP

“Waktu acara Hari Santri Nasional dan Rakerda MUI, Pak Wali Kota pernah menyampaikan bahwa jalan Kali lunyu akan diperbaiki dan dicor. Bahkan disebutkan anggarannya sudah ada. Tapi sampai sekarang masyarakat belum melihat realisasi nyata,” ungkapnya.

Masyarakat berharap janji tersebut tidak hanya menjadi ucapan manis di depan publik. Sebab, jalan itu bukan hanya dilalui kendaraan biasa, tetapi juga menjadi akses penting bagi aktivitas pendidikan, keagamaan, dan ekonomi masyarakat sekitar.

Warga meminta Pemerintah Kota Cirebon segera turun tangan sebelum kondisi jalan semakin parah dan memakan korban. Selain itu, para anggota dewan diharapkan tidak tutup mata dan berhenti “tidur” terhadap persoalan rakyat yang nyata di depan mata.
“Kalau jalan menuju pusat pemerintahan rusak mungkin cepat diperbaiki.

Tapi karena ini jalan masyarakat kecil dan akses pesantren, seolah dibiarkan begitu saja. Jangan tunggu viral atau ada korban dulu baru bergerak,” tegas salah satu warga.

Kini masyarakat hanya menunggu bukti, bukan lagi janji. Sebab rakyat sudah terlalu sering diberi harapan, namun minim tindakan nyata di lapangan.

Biro Cirebon

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pilarfakta.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga keluhkan Pelayanan Dukcapil Kota Pasuruan , Kuasa Hukum HZ Resmi Layangkan Surat Audiensi
Wujudkan Swasembada, Wakapolri Pimpin Langsung Penanaman Perdana Bawang Putih Serentak*
Menuju Hutan Indonesia Aman: 583 Polisi Kehutanan Dididik di Pusdik Binmas Polri*
Percepat Swasembada Bawang Putih, Polres Pasuruan Gelar Penanaman Serentak di Tlogosari
Bupati dan Kapolres Humbahas Ikuti Vidcon dan Laksanakan Gerakan Penanaman Bawang Putih Serentak
Menuju Swasembada Pangan, Polres Humbahas Laksanakan Penanaman Bawang Putih Serentak.
Dukung Swasembada Pangan, Polda Jatim dan Petani Tanam Bawang Putih Serentak*
Pacu Jalur Resmi Digelar, Plt Bupati Kuansing Dorong Tepian Narosa Jadi Destinasi Wisata Budaya
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:55 WIB

Warga keluhkan Pelayanan Dukcapil Kota Pasuruan , Kuasa Hukum HZ Resmi Layangkan Surat Audiensi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 03:54 WIB

Wujudkan Swasembada, Wakapolri Pimpin Langsung Penanaman Perdana Bawang Putih Serentak*

Kamis, 20 Agustus 2026 - 03:48 WIB

Menuju Hutan Indonesia Aman: 583 Polisi Kehutanan Dididik di Pusdik Binmas Polri*

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:53 WIB

Percepat Swasembada Bawang Putih, Polres Pasuruan Gelar Penanaman Serentak di Tlogosari

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:53 WIB

Bupati dan Kapolres Humbahas Ikuti Vidcon dan Laksanakan Gerakan Penanaman Bawang Putih Serentak

Berita Terbaru