Menteri PKP Luncurkan Program BSPS di Bangkalan, Dorong Hunian Layak dan Transparan

- Penulis

Senin, 4 Mei 2026 - 16:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANGKALAN, pilarfakta.id — Kunjungan kerja Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI, Maruarar Sirait, di wilayah Kabupaten Bangkalan, Minggu (3/5/2026), menjadi momentum penting peluncuran Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Tahun 2026. Kegiatan yang digelar di Jl. Sukolilo Raya, Desa Sukolilo Barat, Kecamatan Labang ini dihadiri sekitar 150 peserta, melibatkan unsur pemerintah pusat, daerah, hingga tokoh masyarakat. Program ini diharapkan mampu mempercepat penanganan rumah tidak layak huni, khususnya di wilayah Madura.

Kehadiran Menteri PKP didampingi Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak serta disambut jajaran Forkopimda Madura, termasuk Bupati Bangkalan Lukman Hakim dan Dandim 0829/Bangkalan Letkol Inf Nanang Fahrur Rozi. Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan Dirjen Kawasan Permukiman Ir. Fitrah Nur, yang menegaskan bahwa program BSPS merupakan wujud nyata pelayanan publik untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui hunian yang layak, aman, dan nyaman. Ia juga menekankan pentingnya transparansi serta penggunaan data valid berbasis DTKS dalam penentuan penerima bantuan.

Baca Juga:  Ngopi Bareng Awak Media, Polres Pasuruan: Media Punya Peran Vital dalam Kinerja Kepolisian

Setibanya di lokasi, Menteri PKP langsung meninjau rumah penerima bantuan BSPS sebelum mengikuti pemaparan program. Dalam sambutannya, Maruarar Sirait menegaskan bahwa program BSPS bukan sekadar bantuan dana, melainkan stimulan yang mendorong partisipasi masyarakat dalam membangun rumah secara swadaya. “Tidak ada ruang untuk penyimpangan, seluruh proses harus transparan, tanpa pungutan dan tanpa pilih kasih,” tegasnya, seraya menekankan bahwa program ini juga berdampak pada perputaran ekonomi lokal dan pembukaan lapangan kerja di tingkat desa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dukungan terhadap program ini juga disampaikan oleh Anggota DPR RI Hj. Ansari serta anggota Komisi XI Asmoro yang menyoroti pentingnya pengawasan anggaran secara ketat. Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak mengapresiasi perhatian pemerintah pusat terhadap wilayah Madura. Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk melakukan pemantauan berkala guna memastikan program berjalan sesuai aturan dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pilarfakta.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Undercover Buy Berhasil, Satresnarkoba Humbahas Ringkus Pengedar Sabu
Peringati HUT ke-81 RI, Polres Pasuruan Kota Salurkan Air Bersih untuk Warga Pesisir*
Semangat Juang Bhayangkara, Polres Humbahas Peringati Hari Juang Polri
Warga keluhkan Pelayanan Dukcapil Kota Pasuruan , Kuasa Hukum HZ Resmi Layangkan Surat Audiensi
Wujudkan Swasembada, Wakapolri Pimpin Langsung Penanaman Perdana Bawang Putih Serentak*
Menuju Hutan Indonesia Aman: 583 Polisi Kehutanan Dididik di Pusdik Binmas Polri*
Percepat Swasembada Bawang Putih, Polres Pasuruan Gelar Penanaman Serentak di Tlogosari
Bupati dan Kapolres Humbahas Ikuti Vidcon dan Laksanakan Gerakan Penanaman Bawang Putih Serentak
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 10:47 WIB

Undercover Buy Berhasil, Satresnarkoba Humbahas Ringkus Pengedar Sabu

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:29 WIB

Peringati HUT ke-81 RI, Polres Pasuruan Kota Salurkan Air Bersih untuk Warga Pesisir*

Jumat, 21 Agustus 2026 - 02:19 WIB

Semangat Juang Bhayangkara, Polres Humbahas Peringati Hari Juang Polri

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:55 WIB

Warga keluhkan Pelayanan Dukcapil Kota Pasuruan , Kuasa Hukum HZ Resmi Layangkan Surat Audiensi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 03:54 WIB

Wujudkan Swasembada, Wakapolri Pimpin Langsung Penanaman Perdana Bawang Putih Serentak*

Berita Terbaru