INI PERBEDAAN PREMAN BERDASI DAN PREMAN PENDIDIKAN YANG SERING MERUGIKAN RAKYAT

- Penulis

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PILARFAKTA.ID- Istilah premanisme sekarang makin canggih, tidak lagi cuma di jalanan. Muncul dua jenis yang paling merugikan negara dan masyarakat: Preman Berdasi dan Preman Pendidikan. Keduanya sama-sama merugikan, tapi punya cara kerja, tempat beraksi, dan cara merugikan yang sangat berbeda. Berikut perbedaannya secara lengkap dan jelas:
PREMAN BERDASI: BERKUASA, PAKAI JABATAN, ANGGARAN NEGARA

Ciri Utama: Berpenampilan rapi, berseragam atau berdasi, punya jabatan resmi, bekerja di pemerintahan, DPR, BUMN, atau dunia usaha besar.

Tempat Beraksi: Kantor dinas, ruang rapat, gedung dewan, proyek pemerintah, meja keputusan.
Senjata: Peraturan, undang-undang, surat keputusan, izin, anggaran negara, kekuasaan jabatan.
Cara Kerja:

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

– Mengatur aturan demi kepentingan sendiri/kelompok
– Menggelembungkan harga proyek, pungli izin, korupsi dana rakyat
– Memaksa kehendak lewat kekuasaan, ancaman pecat, atau cabut izin
– Menutup akses orang jujur, memberi keuntungan ke kroni
Kerugian: Miliaran hingga triliunan rupiah uang negara hilang, pembangunan macet, rakyat rugi besar.
Contoh: Pejabat main tender, minta “uang tenar”, korupsi dana bantuan, atur regulasi demi keuntungan sendiri.

“Preman berdasi itu malingnya pakai dasi, mencuri pakai aturan, merampok pakai hukum,” – Ujar pengamat sosial.

PREMAN PENDIDIKAN: BERLATARKAN ILMU, BERKUASA DI DUNIA SEKOLAH/KAMPUS

Ciri Utama: Berpendidikan tinggi, bergelar, dosen, kepala sekolah, pengawas pendidikan, pejabat dinas pendidikan, atau pengelola lembaga pendidikan. Muncul seolah-olah orang pintar dan berilmu.

Baca Juga:  Menusia dan Kewajiban Moral Tanpa Batas dalam Menjaga Keberlangsungan Peradaban

Tempat Beraksi: Sekolah, kampus, dinas pendidikan, ruang kurikulum, dana BOS, dana bantuan pendidikan.
Senjata: Ijazah, gelar, kepercayaan masyarakat, wewenang atur kurikulum, alokasi dana, aturan pendidikan.
Cara Kerja:

– Memonopoli jabatan, menyingkirkan orang jujur/berkualitas
– Mengatur penerimaan siswa/guru dengan pungutan biaya gelap
– Mengkorupsi dana BOS, bantuan operasional, atau dana perbaikan sekolah
– Menjual ijazah, memalsukan nilai, atur lulusan demi uang
– Menjaga kekuasaan lewat kelompok/mafia pendidikan, bungkam kritik
Kerugian: Kualitas pendidikan rusak, guru berprestasi tersisih, siswa rugi, masa depan generasi terancam, dana pendidikan jutaan/miliaran hilang.

Contoh: Pungutan uang gedung/ujian di luar aturan, main jabatan kepala sekolah, korupsi dana BOS, jual ijazah, atur penerimaan siswa.

“Preman pendidikan itu lebih berbahaya: dia merusak ilmu, merusak masa depan anak bangsa, dan menyalahgunakan kepercayaan orang tua,”

PERBEDAAN JELASNYA:
PERBEDAAN PREMAN BERDASI PREMAN PENDIDIKAN
Kekuasaan Jabatan Negara / Politik / Bisnis Jabatan di Dunia Pendidikan
Alat Anggaran, Peraturan, Izin Dana BOS, Kurikulum, Ijazah, Gelar
Target Rugi Uang Negara & Pembangunan Kualitas Ilmu & Masa Depan Anak
Cara Korupsi Proyek & Izin Pungli Sekolah, Jual Ijazah, Main Jabatan
Bahaya Merugikan Materi Negara Merusak Masa Depan Generasi
KESIMPULAN:
Preman Berdasi merampok uang rakyat, sedangkan Preman Pendidikan merampok ilmu dan masa depan anak bangsa. Keduanya sama-sama berbahaya, sama-sama merugikan, dan sama-sama harus dilawan serta dibongkar kejahatanya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pilarfakta.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Presiden Prabowo Panen Raya Udang di BUBK Kebumen, Perkuat Budi Daya Modern dan Ketahanan Pangan Nasional
MATI LAMPU MASSAL RIAU TANPA PEMBERITAHUAN SAMA SEKALI
LAPOR KE MABES POLRI PUSAT: ARTI 86, TANGKAP LEPAS, DAN CARA MENGADUKAN SECARA RESMI
Presiden Prabowo Paparkan Arah Kebijakan Ekonomi Nasional Melalui KEM PPKF 2027, Pertumbuhan Ekonomi Diproyeksi Capai 6,5 Persen
KEPALA BNN RI HADIRI SIDANG PARIPURNA DPR BERSAMA JAJARAN KABINET MERAH PUTIH
Pencipta, Sejarah Lahir, Dan Asal Daerah Perusahaan Di Balik Aplikasi Populer TikTok
Berikut data lengkap jumlah menteri dan rincian tugasnya di Kabinet Merah Putih (2024–2029)
Cara Jitu untuk Melawanya: Istilah tajam ke bawah, tumpul ke atas adalah kenyataan pahit
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:18 WIB

Presiden Prabowo Panen Raya Udang di BUBK Kebumen, Perkuat Budi Daya Modern dan Ketahanan Pangan Nasional

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:25 WIB

INI PERBEDAAN PREMAN BERDASI DAN PREMAN PENDIDIKAN YANG SERING MERUGIKAN RAKYAT

Sabtu, 23 Mei 2026 - 09:43 WIB

MATI LAMPU MASSAL RIAU TANPA PEMBERITAHUAN SAMA SEKALI

Jumat, 22 Mei 2026 - 05:32 WIB

LAPOR KE MABES POLRI PUSAT: ARTI 86, TANGKAP LEPAS, DAN CARA MENGADUKAN SECARA RESMI

Kamis, 21 Mei 2026 - 09:36 WIB

Presiden Prabowo Paparkan Arah Kebijakan Ekonomi Nasional Melalui KEM PPKF 2027, Pertumbuhan Ekonomi Diproyeksi Capai 6,5 Persen

Berita Terbaru