Ribuan Mahasiswa Demo Damai di Jakarta, Suarakan Aspirasi Rakyat

- Penulis

Jumat, 12 Juni 2026 - 16:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, pilarfakta.id – Ribuan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Jabodetabek menggelar aksi unjuk rasa damai bertajuk “Aksi Menyelamatkan Ekonomi Rakyat” pada hari ini, Jumat 12 Juni 2026, mulai pukul 13.00 WIB hingga selesai sekitar pukul 21.00 WIB di sejumlah titik strategis ibu kota.

Aksi diprakarsai Aliansi BEM Se-Jabodetabek, BEM UI, BEM UNJ, BEM SI, dan organisasi kemahasiswaan lainnya, berangkat dari keresahan atas kondisi ekonomi dan kebijakan pemerintah yang dinilai memberatkan masyarakat .

Lokasi & Jalannya Aksi Kawasan Sudirman–Thamrin / Dukuh Atas–Tosari: Rombongan utama sekitar 3.000 orang bergerak dari Semanggi menuju Bundaran HI, namun dihadang barikade aparat gabungan Polri dan TNI demi menjaga kelancaran lalu lintas . Massa tetap melakukan orasi damai di pinggir jalan .
– Rawamangun, Jakarta Timur: Lebih dari 500 mahasiswa UNJ menggelar aksi “UNJ Melawan”, berjalan dari kampus menuju Jalan Pemuda .
– Pancoran & DPR/MPR: Titik pendukung lainnya, sempat ada insiden kecil pembakaran ban namun segera diredam petugas .

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Secara keseluruhan suasana kondusif, tidak ada bentrokan serius; massa dan aparat sempat berdialog untuk mencari titik temu .

Dalam orasi yang disampaikan, mahasiswa menyampaikan 5 tuntutan inti:

Baca Juga:  Presiden RI Prabowo Subianto meminta Polri melakukan tiga tugas utama dalam penegakan hukum saat ini

1. Hentikan pemborosan APBN dan perbaiki tata kelola keuangan negara
2. Turunkan harga BBM dan kebutuhan pokok agar daya beli rakyat pulih
3. Evaluasi atau hentikan program yang dinilai tidak tepat sasaran seperti MBG dan Koperasi Desa Merah Putih
4. Hentikan militerisme di ranah sipil dan batasi peran TNI di bidang non-pertahanan
5. Akui perbaikan kebijakan yang gagal menstabilkan ekonomi dan nilai tukar rupiah

Ketua BEM UI: “Kami turun murni menyampaikan aspirasi rakyat, bukan merusak. Jika tak ada tanggapan nyata, gerakan akan diperluas dan lebih masif”.
Pihak Kepolisian: “Mengamankan dengan cara manusiawi, memberi ruang berorasi, dan mengarahkan lalu lintas agar tidak macet parah” .
Koalisi Lembaga Bantuan Hukum: Meminta agar pengamanan tetap proporsional dan tidak melibatkan unsur militer berlebihan .

Sekitar pukul 21.00 WIB massa mulai membubarkan diri secara tertib sambil menyanyikan lagu kebangsaan. Panitia menegaskan aksi hari ini bukan akhir, melainkan peringatan awal agar pemerintah segera mendengar dan memperbaiki kebijakan yang berpihak pada kepentingan rakyat banyak .

Hingga berita diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Istana Negara maupun Kementerian terkait.

(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pilarfakta.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pacu Jalur Resmi Digelar, Plt Bupati Kuansing Dorong Tepian Narosa Jadi Destinasi Wisata Budaya
Vihara Nagarjuna Palangka Raya Gelar Sembahyang Ulambana, Doakan Leluhur dan Keselamatan Kalimantan Tengah
MENYEBUT DIRI SEBAGAI SERIGALA ATAU BINATANG, MENUNJUKKAN PIKIRAN KURANG NORMAL
HARI JADI DAN PERESMIAN YLBH-SKRI BERLANGSUNG MERIAH DI BAKTI ALAM TUTUR, KABUPATEN PASURUAN
Sikap tegas ketua DPD LSM FPSR PASURUAN atas pengunakan Identitas Berkedok “Kaperwil”, Akun Palsu Sebarkan Ujaran Kebencian dan Cemarkan Nama Baik Orang Lain.
Kaperwil Pilar Fakta.id Bersikap Tegas Soal Penyalahgunaan Nama dan Jabatan untuk Sebarkan Ujaran Kebencian
MANASIK HAJI ANAK TK/MI SE-KECAMATAN BEJI DIGELAR DI WISATA KEBUN KURMA
DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 06:43 WIB

Pacu Jalur Resmi Digelar, Plt Bupati Kuansing Dorong Tepian Narosa Jadi Destinasi Wisata Budaya

Minggu, 16 Agustus 2026 - 12:59 WIB

Vihara Nagarjuna Palangka Raya Gelar Sembahyang Ulambana, Doakan Leluhur dan Keselamatan Kalimantan Tengah

Minggu, 16 Agustus 2026 - 09:56 WIB

MENYEBUT DIRI SEBAGAI SERIGALA ATAU BINATANG, MENUNJUKKAN PIKIRAN KURANG NORMAL

Minggu, 16 Agustus 2026 - 06:22 WIB

HARI JADI DAN PERESMIAN YLBH-SKRI BERLANGSUNG MERIAH DI BAKTI ALAM TUTUR, KABUPATEN PASURUAN

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:50 WIB

Sikap tegas ketua DPD LSM FPSR PASURUAN atas pengunakan Identitas Berkedok “Kaperwil”, Akun Palsu Sebarkan Ujaran Kebencian dan Cemarkan Nama Baik Orang Lain.

Berita Terbaru