Apa Itu Gelombang Ekuatorial Kelvin? Ini Penjelasan BMKG

- Penulis

Jumat, 15 Mei 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKANBARU,pekanbaru.id – Aktivitas Gelombang Ekuatorial Kelvin terpantau memengaruhi kondisi cuaca di seluruh wilayah Provinsi Riau pada Jumat (15/5/2026). Fenomena atmosfer ini disebut menjadi pemicu meningkatnya potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di sejumlah daerah.

Forecaster on Duty BMKG Pekanbaru, Mari Frystine menjelaskan, Gelombang Ekuatorial Kelvin merupakan gangguan atmosfer berupa pergerakan massa udara dari arah barat menuju timur yang membawa uap air dalam jumlah besar.

“Gelombang Ekuatorial Kelvin adalah gangguan atmosfer di mana terdapat perambatan udara yang bergerak dari arah barat menuju timur. Gelombang ini berperan membawa uap air dan memicu pertumbuhan awan konvektif penghasil hujan di daerah ekuator,” jelas Mari Frystine, Jumat (15/5/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan analisis kondisi atmosfer terkini, fenomena tersebut saat ini aktif di seluruh wilayah Riau dan mendukung terbentuknya awan hujan.

“Hari ini berdasarkan analisis kondisi atmosfer, gelombang ekuatorial kelvin aktif di seluruh wilayah Riau sehingga ini dapat mendukung potensi terjadinya hujan intensitas sedang hingga lebat di seluruh wilayah Riau,” ujarnya.

Baca Juga:  Bhabinkamtibmas Polsek Rangkasbitung Polres Lebak Buka Lahan Tanaman Jagung Seluas 1 Hektar

BMKG memperkirakan kondisi tersebut mulai berangsur berkurang pada Sabtu (16/5/2026), seiring bergesernya Gelombang Ekuatorial Kelvin menuju wilayah Selat Karimata.

“Diprakirakan pada esok hari, fenomena gelombang ekuatorial sudah bergerak ke wilayah Selat Karimata,” katanya.

Meski demikian, masyarakat tetap diminta waspada terhadap potensi hujan dalam beberapa hari ke depan. BMKG menyebut masih ada faktor atmosfer lain yang mendukung pertumbuhan awan hujan di Riau.

“Dalam tiga hari ke depan, curah hujan di Riau diprakirakan akan lebih sedikit dibandingkan hari ini. Namun perlu diwaspadai bahwa masih terdapat potensi hujan intensitas sedang, kondisi ini disebabkan oleh adanya belokan angin yang mendukung pertumbuhan awan hujan di wilayah Riau,” terang Mari.

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati terhadap potensi cuaca ekstrem seperti hujan lebat disertai petir dan angin kencang yang dapat terjadi secara tiba-tiba, terutama pada siang hingga malam hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pilarfakta.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SKANDAL PUNGLI PENJARINGAN PERANGKAT DESA JERUK MAKIN MEMANAS
Ketua Bhayangkari Jatim Tinjau UMKM dan Serahkan Tali Asih di Polres Pasuruan
Pemkab Humbang Hasundutan Edukasi Keuangan dan Budaya Menabung Sejak Dini bagi Siswa SMP
Bupati Humbahas Tutup Turnamen Billiar, Juara I Hendra Tambunan dari Toba
Menanamkan Kesadaran Generasi Muda, Satbinmas Polres pasuruan Lakukan Pembinaan Humanis di SMPN 1 Gempol
Presiden Prabowo Serahkan Pesawat MRCA Rafale dan Sistem Pertahanan Modern untuk Perkuat Pertahanan Udara Nasional
Polres Kuansing Cek Dugaan PETI di Bukit Betabuh, Satu Box Penyaring Emas Dimusnahkan
Dr H. Suhardiman Amby, M.M. resmi terpilih sebagai Ketua Umum Pemuda Panca Marga Provinsi Riau
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 09:53 WIB

SKANDAL PUNGLI PENJARINGAN PERANGKAT DESA JERUK MAKIN MEMANAS

Senin, 18 Mei 2026 - 08:47 WIB

Ketua Bhayangkari Jatim Tinjau UMKM dan Serahkan Tali Asih di Polres Pasuruan

Senin, 18 Mei 2026 - 08:01 WIB

Pemkab Humbang Hasundutan Edukasi Keuangan dan Budaya Menabung Sejak Dini bagi Siswa SMP

Senin, 18 Mei 2026 - 06:59 WIB

Bupati Humbahas Tutup Turnamen Billiar, Juara I Hendra Tambunan dari Toba

Senin, 18 Mei 2026 - 06:50 WIB

Menanamkan Kesadaran Generasi Muda, Satbinmas Polres pasuruan Lakukan Pembinaan Humanis di SMPN 1 Gempol

Berita Terbaru