Bupati Siak Pastikan Korban Musibah Tangsi Belanda Mulai Pulih, Satu Anak Masih Dirujuk ke RSUD Arifin Achmad

- Penulis

Minggu, 1 Februari 2026 - 16:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKANBARU, pilarfskta. Id – Bupati Siak, Dr. Afni Zulkifli, memastikan kondisi anak-anak korban  musibah di Cagar Budaya, Tangsi Belanda, Siak, berangsur membaik. Sebagian besar korban anak telah dipulangkan, sementara satu anak masih menjalani perawatan lanjutan di Pekanbaru.

“Alhamdulillah, anak-anak korban musibah di Tangsi Belanda sudah pulang. Tinggal satu anak atas nama Keisya Lutfi Latifatunnisa yang dirujuk ke RSUD Arifin Achmad Pekanbaru untuk memastikan seluruh kondisinya benar-benar baik,” kata Afni, Ahad (1/2/2026).

Afni menyebutkan, selama menjalani perawatan di RSUD Tengku Rafian, dirinya turut mendampingi korban secara langsung. Bahkan sebelum bertolak ke Jakarta, Afni menyempatkan diri menyapa Keisya melalui panggilan video.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita doakan semoga Keisya segera pulang dan bisa sekolah kembali,” ujarnya.

Pada Sabtu malam, sambung Afni, lima anak yang sempat dirawat serta seorang guru telah dipulangkan. Sementara seorang anak lainnya diantar khusus menggunakan kendaraan dinas Bupati Siak, BM 1 S, hingga ke rumahnya.

“Tadinya ananda ingin pulang naik motor bersama keluarga dan merasa mabuk jika naik mobil. Alhamdulillah setelah dibujuk, akhirnya mau diantar menggunakan mobil dinas sampai ke rumah,” jelas Afni.

Dalam kesempatan itu, Afni menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh tenaga medis, guru, sopir ambulans, serta semua pihak yang terlibat dalam penanganan anak-anak selama masa krisis.

Baca Juga:  Perkuat Komitmen Kinerja Tahun 2026, Karutan Labuhan Deli Ikuti Penandatanganan Perjanjian Kinerja Kanwil Ditjenpas Sumut

“Saya juga telah meminta Kepala Dinas Kesehatan untuk terus memantau kondisi kesehatan anak-anak pascakejadian ini,” katanya.

Terkait insiden di kawasan Cagar Budaya, Afni menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Siak telah mengajukan permohonan dukungan kepada pemerintah pusat melalui kementerian terkait, khususnya menyangkut Museum Nasional Istana Siak dan Balai Kerapatan.

“Menjaga cagar budaya tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah, tetapi juga merupakan bagian dari kekayaan Indonesia yang harus kita jaga bersama,” tegasnya.

Mantan wartawan itu mengapresiasi respon cepat anggota DPR RI daerah pemilihan Riau, Karmila Sari dan Hendry Munief, yang telah meneruskan laporan kejadian tersebut kepada Menteri Kebudayaan dan Menteri Pariwisata RI.

“Semoga ada tindak lanjut dalam waktu dekat agar Museum Nasional dan cagar budaya di Kabupaten Siak tetap terjaga demi kehormatan Indonesia,” harap Afni.

Seperti diberitakan sebelumnya, bangunan cagar budaya Tangsi Belanda yang berada di Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak, ambruk pada Sabtu (31/1/2026) sekitar pukul 09.00 WIB. Peristiwa tersebut menyebabkan 16 orang menjadi korban, sebagian besar merupakan anak-anak.

Para korban merupakan rombongan siswa SD IT Baitul Ridho Lubuk Dalam yang saat kejadian berada di lantai dua bangunan untuk mengikuti kegiatan studi tour. Lantai dua bangunan runtuh secara mendadak saat sesi penjelasan berlangsung, menyebabkan para siswa terjatuh dan tertimpa material bangunan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pilarfakta.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

VIRAL MEMALUKAN: OKNUM POLISI DIKEJAR ISTRI, JATUH MASUK SELOKAN DEPAN POLDA SUMUT
MEMALUKAN CORENG NAMA INSTANSI! PEGAWAI DINAS PU BENGKALIS DITANGKAP POLISI, TERBUKTI BAWAB & PAKAI SABU
Ungkap Kasus Curanmor di Gunung Sugih Raya, Pelaku Terjatuh Saat Kabur Langsung Diamankan Polisi
Polsek Kejayan Kawal Pengiriman Hasil Panen Jagung ke Bulog untuk Dukung Ketahanan Pangan Nasional
VIRAL! : ANAK BUPATI TERJARING RAZIA DI KAWASAN KLEP PEKANBARU, LENGKAP DENGAN BARANG BUKTI NARKOBA 
Klarifikasi Lahan Sukajaya Terhambat; Pemilik Kebun dan Kepala Desa Tak Hadir!
AMCB bersama Sandekala Trimurti Desa PN Sumber Eksekusi Putusan
DPRD dan PUTR Buka Data Anggaran Jalan, FORMASI Tegaskan Pengawasan Harus Diperketat
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 00:35 WIB

VIRAL MEMALUKAN: OKNUM POLISI DIKEJAR ISTRI, JATUH MASUK SELOKAN DEPAN POLDA SUMUT

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:31 WIB

MEMALUKAN CORENG NAMA INSTANSI! PEGAWAI DINAS PU BENGKALIS DITANGKAP POLISI, TERBUKTI BAWAB & PAKAI SABU

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:59 WIB

Ungkap Kasus Curanmor di Gunung Sugih Raya, Pelaku Terjatuh Saat Kabur Langsung Diamankan Polisi

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:23 WIB

Polsek Kejayan Kawal Pengiriman Hasil Panen Jagung ke Bulog untuk Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Selasa, 26 Mei 2026 - 11:39 WIB

Klarifikasi Lahan Sukajaya Terhambat; Pemilik Kebun dan Kepala Desa Tak Hadir!

Berita Terbaru