Bupati Tinjau Bencana Alam Longsor di Humbang Hasundutan

- Penulis

Jumat, 28 November 2025 - 06:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DOLOKSANGGUL, -Bupati Humbang Hasundutan Dr Oloan Paniaran Nababan SH MH bersama Ketua TP PKK (Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga) Kabupaten Humbang Hasundutan Ny Erma Oloan Paniaran Nababan, Sekda Chiristison Rudianto Marbun dan dinas terkait, meninjau lokasi bencana alam longsor di Kabupaten Humbang Hasundutan, Kamis 27 November 2025. Ada beberapa titik lokasi longsor yang ditinjau, antara lain di Desa Panggugunan Kecamatan Pakkat dan Desa Sihombu Kecamatan Tarabintang.

Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Humbang Hasundutan, memicu bencana longsor di beberapa titik. Peristiwa bencana alam di Desa Panggugunan, 4 orang warga dilaporkan meninggal dunia, 4 orang hilang dan masih dalam pencarian, 8 orang dirawat di RSUD Doloksanggul setelah rumah yang ditempati tersapu material lumpur dan batu dari lereng bukit yang longsor. Di Desa Panggugunan Kecamatan Pakkat dan di Desa Batu Nagodang Siatas Kecamatan Onan Ganjang, sedikitnya ada 7 unit rumah warga mengalami kerusakan bahkan sebagian rata dengan tanah.

Dua (2) unit alat berat milik Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan masih dikerahkan untuk menyingkirkan lumpur dan batu yang menutup jalan utama. Proses pembersihan terus dilakukan secara bertahap, karena kondisi tanah masih labil dan hujan ringan masih mengguyur kawasan tersebut. Saat meninjau, Bupati Humbang Hasundutan memerintah kepada dinas terkait agar proses pembersihan terus dilakukan hingga seluruh jalur aman digunakan. Sehingga aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan dengan aman.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selanjutnya Bupati Humbang Hasundutan dan rombongan termasuk Anggota DPRD Humbang Hasundutan Rustam Marbun mengunjungi dan bertemu langsung dengan warga yang mengungsi yang terdampak longsor. Dalam kunjungan itu, Bupati Humbang Hasundutan mengucapkan belasungkawa kepada keluarga korban. Dikatakan, pemerintah bersama pihak terkait akan terus bekerja dan berupaya menangani dampak longsor ini. Begitu juga, pencarian 4 orang lagi yang hilang akan terus diupayakan. Pemerintah juga memberikan perhatian penuh terhadap kebutuhan dasar para pengungsi termasuk mendirikan dapur umum dan pelayanan kesehatan.

Baca Juga:  Gubernur Riau Abdul Wahid sempat kabur sebelum tertangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT)

Kemudian Bupati Humbang Hasundutan bergerak menuju Desa Sihombu Kecamatan Tarabintang. Disana, Bupati Humbang Hasundutan dan rombongan juga meninjau lokasi longsor dan mengunjungi para pengungsi di Aula HKBP Sihombu.

Kepala Desa Sihombu Cornelius Pandiangan menjelaskan akibat bencana alam itu, 86 kepala keluarga terdampak. 12 unit rumah penduduk hanyut, 25 rumah rusak berat. Selain merusak rumah warga, satu unit jembatan wisata “Dolok Pottas” yang dijuluki sebagai “Negeri Diatas Awan” putus akibat derasnya arus air dan longsoran yang menggoyang pondasi jembatan.

Di Sihombu, Bupati Humbang Hasundutan juga memberikan kata-kata penghiburan. “Kami ikut merasakan ini, semoga Tuhan memberikan kekuatan dan ketabahan ditengah cobaan ini. Semoga penghiburan dan kedamaian menyertai kita semua ditengah bencana ini” doa dan harapan Bupati Humbang Hasundutan.

Akibat bencana alam itu, banyak infrastruktur jalan retak dan putus. Salah satu jalan utama Doloksanggul-Pakkat putus total setelah dihantam longsor. Bahkan jaringan komunikasi terputus. Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan telah menyiapkan “Starlink” yaitu layanan internet satelit untuk dipergunakan warga di Desa Panggugunan dan di Desa Sihombu. Dengan dipasangnya Starlink, warga langsung bisa berkomunikasi dengan para keluarga.

Sebelum meninjau lokasi longsor, Bupati Humbang Hasundutan telah menjenguk masyarakat terdampak bencana alam yang sedang menjalani perawatan di RSUD Doloksanggul. (Demak Siburian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pilarfakta.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MEMALUKAN CORENG NAMA INSTANSI! PEGAWAI DINAS PU BENGKALIS DITANGKAP POLISI, TERBUKTI BAWAB & PAKAI SABU
Ungkap Kasus Curanmor di Gunung Sugih Raya, Pelaku Terjatuh Saat Kabur Langsung Diamankan Polisi
Polsek Kejayan Kawal Pengiriman Hasil Panen Jagung ke Bulog untuk Dukung Ketahanan Pangan Nasional
VIRAL! : ANAK BUPATI TERJARING RAZIA DI KAWASAN KLEP PEKANBARU, LENGKAP DENGAN BARANG BUKTI NARKOBA 
Klarifikasi Lahan Sukajaya Terhambat; Pemilik Kebun dan Kepala Desa Tak Hadir!
AMCB bersama Sandekala Trimurti Desa PN Sumber Eksekusi Putusan
DPRD dan PUTR Buka Data Anggaran Jalan, FORMASI Tegaskan Pengawasan Harus Diperketat
Ungkap 3 Kejahatan Jalanan, Polres Pasuruan Tangkap Pelaku Begal dan Curanmor
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:31 WIB

MEMALUKAN CORENG NAMA INSTANSI! PEGAWAI DINAS PU BENGKALIS DITANGKAP POLISI, TERBUKTI BAWAB & PAKAI SABU

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:59 WIB

Ungkap Kasus Curanmor di Gunung Sugih Raya, Pelaku Terjatuh Saat Kabur Langsung Diamankan Polisi

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:23 WIB

Polsek Kejayan Kawal Pengiriman Hasil Panen Jagung ke Bulog untuk Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:11 WIB

VIRAL! : ANAK BUPATI TERJARING RAZIA DI KAWASAN KLEP PEKANBARU, LENGKAP DENGAN BARANG BUKTI NARKOBA 

Selasa, 26 Mei 2026 - 11:12 WIB

AMCB bersama Sandekala Trimurti Desa PN Sumber Eksekusi Putusan

Berita Terbaru