Dirut PT RAPP mulia nauli harus bertanggung jawab terkait dugaan pembuangan limbah di sungai Kampar

- Penulis

Jumat, 14 November 2025 - 19:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Riau Pelalawan – Agung Maulana Ketua umum KMPKS mendesak mulia nauli Dirut PT RAPP bertanggung jawab permasalahan limbah di sungai Kampar ratusan ikan mati.

Masyarakat desa sering mengeluh serta menyampaikan keresahan nya terkait ratusan ikan mati secara mendadak yang di sebabkan limbah berbahaya dari salah satu perusahaan raksasa yang ada di kabupaten Pelalawan.

Perusahaan ini sering kali di tegur oleh pihak pemerintah namun tetap saja masih berani merugikan ekosistem, lingkungan dan juga masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan di temukan nya ratusan ikan mati secara mendadak di sungai Kampar, desa sering, ketua umum kesatuan mahasiswa peduli kebijakan sosial (KMPKS) agung Maulana bersama aliansi keadilan bermarwah Pelalawan (AKBP) melakukan aksi demontrasi di depan pos 2 PT RAPP jam 14:00 wib mendesak dan menegaskan Dirut PT RAPP mulia nauli harus bertanggung jawab terkait dugaan pembuangan limbah di sungai Kampar, desa sering karena ini telah merusak lingkungan dan juga merugikan masyarakat.

Baca Juga:  Untuk Mempererat Tali Silaturahmi Insan Media Cetak Dan Media online Paguyuban Wartawan Cirebon Raya Jaya (PWCR) Jaya Menggelar Bukber

Awal dari kejadian pihak DLH Pelalawan menguji air sungai kampar dan pada saat pengujian berlangsung alat uji air mengalami eror sistem berarti ada yang tidak beres dengan air yang begitu parahnya tercemar limbah dari pt rapp yang kini menjadi pertanyaan publik.

Jika pihak perusahaan ataupun petinggi PT RAPP tidak bertanggung jawab secara penuh maka kami akan melakukan aksi demontrasi dengan skala yang lebih besar.

Agung Maulana ketua umum KMPKS meminta kepada bapak Prabowo Subianto presiden RI untuk mencabut izin usaha perusahaan di karenakan telah merugikan masyarakat desa sering.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pilarfakta.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MEMALUKAN CORENG NAMA INSTANSI! PEGAWAI DINAS PU BENGKALIS DITANGKAP POLISI, TERBUKTI BAWAB & PAKAI SABU
Ungkap Kasus Curanmor di Gunung Sugih Raya, Pelaku Terjatuh Saat Kabur Langsung Diamankan Polisi
Polsek Kejayan Kawal Pengiriman Hasil Panen Jagung ke Bulog untuk Dukung Ketahanan Pangan Nasional
VIRAL! : ANAK BUPATI TERJARING RAZIA DI KAWASAN KLEP PEKANBARU, LENGKAP DENGAN BARANG BUKTI NARKOBA 
Klarifikasi Lahan Sukajaya Terhambat; Pemilik Kebun dan Kepala Desa Tak Hadir!
AMCB bersama Sandekala Trimurti Desa PN Sumber Eksekusi Putusan
DPRD dan PUTR Buka Data Anggaran Jalan, FORMASI Tegaskan Pengawasan Harus Diperketat
Ungkap 3 Kejahatan Jalanan, Polres Pasuruan Tangkap Pelaku Begal dan Curanmor
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:31 WIB

MEMALUKAN CORENG NAMA INSTANSI! PEGAWAI DINAS PU BENGKALIS DITANGKAP POLISI, TERBUKTI BAWAB & PAKAI SABU

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:59 WIB

Ungkap Kasus Curanmor di Gunung Sugih Raya, Pelaku Terjatuh Saat Kabur Langsung Diamankan Polisi

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:23 WIB

Polsek Kejayan Kawal Pengiriman Hasil Panen Jagung ke Bulog untuk Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:11 WIB

VIRAL! : ANAK BUPATI TERJARING RAZIA DI KAWASAN KLEP PEKANBARU, LENGKAP DENGAN BARANG BUKTI NARKOBA 

Selasa, 26 Mei 2026 - 11:12 WIB

AMCB bersama Sandekala Trimurti Desa PN Sumber Eksekusi Putusan

Berita Terbaru