komitmen pemberantasan korupsi di Kabupaten Kuantan Singingi

- Penulis

Selasa, 9 Desember 2025 - 13:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Teluk Kuantan — Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (HAKORDIA) yang jatuh setiap 9 Desember bukanlah sekadar penanda waktu dalam kalender ataupun momentum untuk memasang slogan dan spanduk di perkantoran. Lebih dari itu, makna HAKORDIA menjadi pengingat bahwa korupsi adalah musuh bersama yang harus diberantas melalui tindakan konkret, kolaborasi, serta kesadaran seluruh elemen bangsa.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Kejaksaan Negeri Kuantan Singingi dalam Upacara Peringatan HAKORDIA 2025 yang dilaksanakan di Lapangan Upacara Kantor Kejari, Senin (09/12/2025).

Dalam arahannya, Kajari menegaskan bahwa komitmen pemberantasan korupsi di Kabupaten Kuantan Singingi terus diperkuat melalui langkah preventif dan penanganan profesional di berbagai bidang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Khususnya di Kuansing, dalam bidang intelijen telah melakukan penyuluhan hukum hampir di semua dinas. Sementara untuk bidang Datun juga sudah melaksanakan penyuluhan serupa,” ungkap Kajari.

Baca Juga:  Bhabinkamtibmas Polsek Rangkasbitung Polres Lebak Sapa Warga Di Jalan Sunan Kalijaga

Kajari juga menambahkan bahwa meski baru satu bulan bertugas di Kuansing, pihaknya telah beberapa kali melakukan pendampingan hukum dan langkah pemulihan aset negara yang merupakan bagian penting dari penanganan tindak pidana korupsi.

“Tujuan dari penanganan tindak pidana korupsi itu, selain penindakan, juga melakukan pemulihan aset dan kerugian negara. Kemarin, pemulihan aset di Kuansing mencapai lebih dari 54 miliar rupiah,” jelasnya.

Peringatan HAKORDIA 2025 ini diharapkan menjadi pengingat bersama bahwa pemberantasan korupsi membutuhkan komitmen kuat dari pemerintah, penegak hukum, pelaku usaha, serta masyarakat sebagai pengawas.

Melalui edukasi, pencegahan, penindakan, dan pemulihan aset, Kejaksaan Negeri Kuantan Singingi menyatakan siap mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang bersih, akuntabel, dan bebas dari korupsi di Kabupaten Kuantan Singingi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pilarfakta.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bhabinkamtibmas Polsek Sukorejo Dampingi Petani Optimalkan Lahan Produktif
VIRAL MEMALUKAN: OKNUM POLISI DIKEJAR ISTRI, JATUH MASUK SELOKAN DEPAN POLDA SUMUT
MEMALUKAN CORENG NAMA INSTANSI! PEGAWAI DINAS PU BENGKALIS DITANGKAP POLISI, TERBUKTI BAWAB & PAKAI SABU
Ungkap Kasus Curanmor di Gunung Sugih Raya, Pelaku Terjatuh Saat Kabur Langsung Diamankan Polisi
Polsek Kejayan Kawal Pengiriman Hasil Panen Jagung ke Bulog untuk Dukung Ketahanan Pangan Nasional
VIRAL! : ANAK BUPATI TERJARING RAZIA DI KAWASAN KLEP PEKANBARU, LENGKAP DENGAN BARANG BUKTI NARKOBA 
Klarifikasi Lahan Sukajaya Terhambat; Pemilik Kebun dan Kepala Desa Tak Hadir!
AMCB bersama Sandekala Trimurti Desa PN Sumber Eksekusi Putusan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 02:17 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Sukorejo Dampingi Petani Optimalkan Lahan Produktif

Rabu, 27 Mei 2026 - 00:35 WIB

VIRAL MEMALUKAN: OKNUM POLISI DIKEJAR ISTRI, JATUH MASUK SELOKAN DEPAN POLDA SUMUT

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:31 WIB

MEMALUKAN CORENG NAMA INSTANSI! PEGAWAI DINAS PU BENGKALIS DITANGKAP POLISI, TERBUKTI BAWAB & PAKAI SABU

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:59 WIB

Ungkap Kasus Curanmor di Gunung Sugih Raya, Pelaku Terjatuh Saat Kabur Langsung Diamankan Polisi

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:11 WIB

VIRAL! : ANAK BUPATI TERJARING RAZIA DI KAWASAN KLEP PEKANBARU, LENGKAP DENGAN BARANG BUKTI NARKOBA 

Berita Terbaru