Waspada Karhutla! Nihil Hotspot di Muara Medak, Namun Api di Dusun VII Belum Padam — Tim Terpadu Tetap Waspada & Intensifkan Sosialisasi

- Penulis

Rabu, 14 Oktober 2026 - 04:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BAYUNG LENCIR, 14 Oktober 2026 — pilarfakta id sum-sel.Kabar baik datang dari Desa Muara Medak, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin: pemantauan titik panas atau hotspot menunjukkan hasil nihil. Namun di balik itu, tantangan besar masih mengintai. Kondisi cuaca yang semakin panas dan curah hujan yang sangat minim membuat tanah dan vegetasi di wilayah tersebut menjadi sangat kering dan mudah terbakar. Di tengah situasi inilah Tim Patroli Terpadu Manggala Agni DAOPS Sumatera XV bersama unsur TNI, Polri, dan Masyarakat Peduli Api (MPA) terus berjaga siaga demi menjaga keselamatan lingkungan dan masyarakat.

 

Patroli yang dilaksanakan pada Rabu (14/10/2026) ini berjalan menyeluruh di sejumlah titik strategis. Dipimpin langsung oleh Muhammad Yusup selaku Ketua Tim, didampingi Toho Saut Marulitua Hutagalung (Manggala Agni), Sertu Rock Kameron (TNI), Aiptu Afrizal (Polri), dan Ahmad Rifai (MPA), tim menyisir wilayah desa demi memastikan tidak ada ancaman api yang tak terdeteksi. Meski tidak ditemukan tanda-tanda awal kebakaran, tim mencatat penurunan permukaan air di sumber-sumber air sekitar — sebuah sinyal peringatan dini yang patut diwaspadai jika musim kemarau terus berlanjut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Patroli tidak hanya berupa pemantauan, tetapi juga pendekatan yang hangat kepada warga. Tim menyambangi rumah-rumah warga untuk berdialog sekaligus menyampaikan pesan penting: “Jangan pernah membuka lahan dengan cara dibakar, karena satu percikan kecil bisa berubah menjadi bencana yang merugikan kita semua.” Bapak Zaenal, Bapak Sahrul, dan Bapak Sinaga adalah sebagian warga yang terlibat dalam dialog tersebut, berkomitmen untuk ikut menjaga lingkungannya dari bahaya api.

Baca Juga:  Polsek Tapung Tangkap Tiga Pelaku Narkob4 di Dua TKP Berbeda

 

Sementara itu, di Dusun VII Desa Muara Medak, perjuangan belum usai. Di lokasi tersebut, nyala api masih terlihat di lahan berupa semak belukar, pakis, dan tanaman sawit yang berada di atas tanah gambut. Upaya pemadaman terus dilakukan dengan ketelitian dan kesabaran ekstra, mengingat karakteristik tanah gambut yang dapat menyembunyikan api di dalam tanah dan bisa berkobar kembali kapan saja. Hingga saat ini, api belum sepenuhnya padam, dan petugas tetap berada di lokasi untuk memantau dan memadamkan hingga benar-benar aman.

 

“Kami tidak boleh lengah sedetik pun. Meskipun hari ini tidak ada hotspot, kondisi alam kita sedang kering kerontang — mudah sekali api lahir dan menyebar dengan cepat. Kunci utamanya ada pada kita semua: jangan bakar lahan, segera laporkan jika melihat asap atau api, dan mari jaga lingkungan kita bersama-sama,” pesan tegas namun penuh harapan dari perwakilan tim patroli.

 

Masyarakat Desa Muara Medak dan sekitarnya diimbau untuk tetap waspada, saling mengingatkan, dan berperan aktif menjaga wilayah tempat tinggal tercinta ini agar tetap aman dari bahaya kebakaran hutan dan lahan. Keselamatan dan kesehatan kita adalah tanggung jawab kita bersama.

 

Kaperwil pilarfakta id sum-sel Sulaiman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pilarfakta.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PilarPakta.id Layangkan Konfirmasi Terbuka, Ketua KUD HEMAT Desa Sinunukan IV Bungkam
Peninjauan Ulang Pemakaman Tua Marga Bayat: Musyawarah Berjalan Panas, Perusahaan Akui Dua Lokasi Terkena Dampak
Jaga Keamanan & Kelestarian Lingkungan: Polsek Bayung Lencir Gencarkan Sosialisasi Cegah Aktivitas Ilegal Refinery dan Ilegal Drilling
POLRES MADINA GEREBEK GUBUK DI HUTABARGOT, PRIA 35 TAHUN DIAMANKAN BERSAMA 1,38 GRAM SABU
Demi Sayembara Rp1 Juta, Al-Qur’an Diduga Dilecehkan di Bondowoso, Polisi Buru Aktor di Balik Tantangan
Dokumen Perkara Penganiayaan Ilmiatun Nafia Disorot: Tanggal Berbeda, Penerapan Pasal Dipertanyakan, Kapolda dan Kapolri Diminta Turun Tangan
Kapolsek Bayung Lencir AKP Kosim Tekankan Disiplin, Pelayanan Humanis, dan Integritas Personel Saat Apel Pagi
Lembaga Adat Melayu Riau ( LAMR )Sambut Kapolda Riau yang Baru Melalui Prosesi Tepuk Tepung Tawar di Mapolda Riau
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 06:07 WIB

PilarPakta.id Layangkan Konfirmasi Terbuka, Ketua KUD HEMAT Desa Sinunukan IV Bungkam

Rabu, 14 Oktober 2026 - 04:18 WIB

Waspada Karhutla! Nihil Hotspot di Muara Medak, Namun Api di Dusun VII Belum Padam — Tim Terpadu Tetap Waspada & Intensifkan Sosialisasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 04:13 WIB

Peninjauan Ulang Pemakaman Tua Marga Bayat: Musyawarah Berjalan Panas, Perusahaan Akui Dua Lokasi Terkena Dampak

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Jaga Keamanan & Kelestarian Lingkungan: Polsek Bayung Lencir Gencarkan Sosialisasi Cegah Aktivitas Ilegal Refinery dan Ilegal Drilling

Selasa, 13 Oktober 2026 - 05:18 WIB

POLRES MADINA GEREBEK GUBUK DI HUTABARGOT, PRIA 35 TAHUN DIAMANKAN BERSAMA 1,38 GRAM SABU

Berita Terbaru