Pilarfakta.id,Lumajang – Upaya memastikan ketersediaan dan kelancaran distribusi LPG bersubsidi terus dilakukan jajaran Forkopimca Sukodono. Pada Senin (13/4/2026), Polsek Sukodono bersama unsur Forkopimca turun langsung ke lapangan untuk memantau penyaluran gas Elpiji 3 kilogram di wilayah Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolsek Sukodono AKP Ernowo bersama Camat Sukodono Dendy Rohman dan perwakilan Koramil Sukodono. Pemantauan ini dilakukan sebagai respons atas keluhan masyarakat yang sempat kesulitan mendapatkan LPG 3 kg dalam beberapa waktu terakhir.
Pantauan di lapangan, rombongan pertama kali melakukan pengecekan di depo pengisian LPG 3 kg milik PT Sentosa Gasindo Raya yang berada di kawasan Jalan Lintas Timur, Desa Selokgondang. Dari hasil pengecekan, diketahui bahwa proses distribusi dari depo ke agen berjalan lancar tanpa adanya hambatan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Dari hasil pengecekan di depo, stok LPG 3 kilogram dalam kondisi aman dan distribusinya ke agen-agen tidak mengalami kendala,” ujar AKP Ernowo saat ditemui di lokasi.
Ia menjelaskan, dalam satu kali pengiriman, satu truk mampu mengangkut sebanyak 560 tabung LPG 3 kg. Jumlah tersebut dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan distribusi ke sejumlah agen di wilayah Kabupaten Lumajang.
Selanjutnya, rombongan bergerak menuju salah satu agen LPG, yakni PT Doa Ibu Sejahtera yang berada di Dusun Las Poleng, Desa Selokgondang. Di lokasi tersebut, rombongan diterima oleh pihak agen dan mendapatkan penjelasan terkait kuota distribusi harian.
Setiap harinya, agen tersebut menerima pasokan sebanyak empat truk LPG 3 kg, dengan total sekitar 2.240 tabung. Dari agen ini, distribusi kemudian disalurkan ke lima pangkalan yang tersebar di wilayah Kecamatan Sukodono, meliputi Desa Sumberejo, Selokgondang, Bondoyudo, dan Kutorenon.
“Penyaluran dari agen ke pangkalan juga terpantau berjalan normal. Tidak ada indikasi penimbunan maupun keterlambatan distribusi,” tambah AKP Ernowo.
Selain itu, Forkopimca juga melakukan pengecekan ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dikelola Yayasan Gerak Muda Candala Muda di Desa Selokbesuki. Dari hasil pengecekan, diketahui bahwa kegiatan operasional memasak di lokasi tersebut menggunakan LPG non subsidi ukuran 12 kilogram.
AKP Ernowo menegaskan, kegiatan monitoring ini akan terus dilakukan secara berkala guna memastikan LPG subsidi benar-benar tepat sasaran dan tidak terjadi kelangkaan di masyarakat.
“Kami ingin memastikan distribusi LPG 3 kilogram ini tepat sasaran, sehingga masyarakat yang berhak dapat terpenuhi kebutuhannya dan tidak terjadi kelangkaan,” tegasnya.
Dengan adanya pengecekan langsung di lapangan ini, diharapkan distribusi LPG bersubsidi di wilayah Sukodono tetap stabil dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara merata.(Kaperwil Jatim)




















